21 April 2008

LAGI PENGHARGAAN UNTUK SEMUA IBU

Puisi Untuk Ibu

Oleh Agus Rusanto

Dalam setiap irama tubuhmu
kau selalu menyapa
Dalam kepenatan yang tak pernah terbisikkan
kau selalu mendekap
Dalam kerinduan yang sangat
kau tak pernah ingin lepas dariku

Usiaku kini telah berubah
Aku bukan lagi bocah kecil lagi
Kaulah yang telah membentuk jiwa mentah ini
Kaulah yang telah mengelola emosi labil ini menjadi lokomotif kemajuan
Kaulah yang selalu memberiku keberuntungan
dengan nasihatmu kala malam telah larut
dan gerbang mimpi siap menghampiriku

Kala yang lain terlelap
Kutahu kau tak pernah terlena
Pikiran, hati, jiwa, dan emosiku selalu bekerja demi masa depanku
Kau selalu berpacu dengan waktu
Karena kau yakin, tanpa itu bisa jadi aku terlindas oleh jaman yang semakin keras

Kaulah pengantar luasnya pengetahuanku
Kala wadah kosakataku hanya bagai tetesan air
Kaulah yang memenuhinya hingga menjadi sebuah lautan
Kaulah bintang berkilauku
Yang tak akan pernah terlupakan
oleh rangkaian huruf cahaya sejarah peradaban manusia

Andai aku bisa, mama
Kan kubalas segenap cinta dan kasihmu
Andai aku mampu, mama
Kan kupersembahkan seterang kilauanmu, sehangat dekapanmu, setulus kasihmu, dan sebijak nasihatmu

Kutahu, mama
Tanganmu tak pernah lepas berharap untukku
dalam setiap do’a yang kau panjatkan
Kutahu mama
Senyummu selalu menyapa dalam setiap kata cinta
yang keluar dari lisanmu
Kutahu mama
Mata hatimu selalu terjaga dalam setiap derapku

Ya Allah
Kutengadahkan tanganku berharap
Kau membahagiakannya sepertiku kini
Ya Rabbi
Ku memohon berilah bunda mimpi yang selalu indah
Ya Rabbul Izzati
Ku berharap padaMu anugerahkan bunda kecupan hangat
Seperti yang selalu ia berikan padaku saat aku terbangun di pagi hari
Ya Illahi
Sejahterakanlah mama